24 Maret 2011

Pentingnya Pendidikan Seks untuk Remaja

Saat ini, kita banyak dibanjiri oleh berbagai informasi yang bisa dengan mudahnya didapat. Baik melalui media cetak, media elektronik ataupun yang terbaru melalui dunia maya atau internet. Informasi-informasi tersebut dapat berupa hal yang positif maupun negatif. Salah satu informasi negatif yang banyak menjadi perhatian adalah informasi mengenai konten-konten dewasa, yang dapat diakses oleh semua orang dengan mudah terutama melalui internet.


Dikhawatirkan dengan banyaknya arus informasi tanpa batasan tersebut dapat merubah persepsi remaja mengenai seks dan seksualitas. Keluarga dan sekolah merupakan tempat yang tepat bagi remaja untuk mendapatkan informasi yang benar mengenai pendidikan seks, karena biasanya remaja mengambil contoh dari prilaku orang tua dan orang dewasa lain di sekitarnya.


Memang sampai saat ini banyak orang yang masih merasa tabu untuk membicarakan masalah seks tersebut dengan sesama orang dewasa apalagi dengan anak-anak. Tetapi yang harus disadari adalah, biasanya remaja akan mencari panutan dari orang tua, jadi apabila orang tua hanya diam saja tanpa memberikan informasi yang tepat mengenai seksualitas, maka remaja dapat memperoleh informasi yang salah dan menjerumuskan mereka dalam bahaya.


Topik mengenai masalah seks sebenarnya mulai dapat dibicarakan sejak dini apabila dilakukan secara terbuka, akan tetapi tidak ada kata terlambat apabila itu belum dilakukan. Buku dapat dijadikan alat penolong untuk membicarakan masalah tersebut, apabila orang tua masih merasa canggung untuk membicarakan masalah seks. Pendidikan seks untuk remaja sebaiknya juga mengangkat masalah mengenai gambaran biologi mengenai seks dan organ reproduksi, masalah hubungan, seksualitas, cara melindungi diri serta ancaman penyakit menular seksual.


KENAPA PENDIDIKAN SEKS PENTING UNTUK REMAJA

Para remaja dapat memperoleh informasi mengenai seks dan seksualitas dari berbagai sumber, termasuk dari teman sebaya, lewat media massa baik cetak ataupun eletronik termasuk di dalamnya iklan, buku ataupun situs di internet yang khusus menyediakan informasi tentang seks dan seksualitas. Sebagian informasi tersebut dapat dipercaya, sebagian lainnya mungkin tidak. Jadi pemberian pendidikan seks pada remaja sebenarnya adalah mencari tahu terlebih dahulu apa yang telah mereka ketahui mengenai seks dan seksualitas, menambahkan hal yang kurang serta membenarkan informasi yang ternyata tidak sesuai. Informasi yang salah tersebut seperti misalnya informasi bahwa berhubungan seksual merupakan salah satu pembuktian kasih sayang dan apabila berhubungan seksual cuma sekali saja tidak akan menyebabkan kehamilan atau bahwa penyakit AIDS sudah ada obat penyembuhnya. Tanpa adanya informasi yang tepat, maka akan dapat menjerumuskan kehidupan remaja.


Pendidikan seks sendiri merupakan suatu proses untuk memperoleh informasi dan membentuk sikap serta keyakinan mengenai seks, identitas seksual serta hubungan. Pendidikan seks juga dapat membantu remaja untuk memiliki kemampuan sehingga mereka dapat bertindak sesuai apa yang mereka yakini dengan percaya diri. Hal ini berarti juga dapat membantu mereka untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan seksual, ekploitasi seksual, terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan serta penularan penyakit seksual serta HIV dan AIDS.


Seperti yang telah disebutkan di atas, para remaja tersebut dapat memperoleh informasi mengenai seks dari berbagai sumber, baik yang dapat dipercaya ataupun yang tidak dipercaya, yang bersifat baik atau bersifat menjerumuskan. Sehingga dengan pemberian informasi mengenai pendidikan seks yang tepat dari orang tua kepada remaja mengenai apa yang terjadi dan apa yang mungkin terjadi dapat membantu remaja untuk lebih berpikir jernih mengenai pilihan hidup mereka.


Pendidikan seks di sekolah juga dapat memberikan peran penting dalam hal peningkatan pengetahuan, tingkah laku dan sikap yang sesuai bagi para remaja. Selain itu peran serta masyarakat secara luas juga diperlukan supaya tercipta iklim pemberian informasi terutama mengenai pendidikan seks yang tepat dan sesuai untuk remaja.Pada umumnya pada usia remaja, rasa ingin tau terhadap masalah seksual ini sangat tinggi. Seharusnya pada usia remaja inilah informasi masalah seksual mulai diberikan dgn harapan agar remaja tidak mencari informasi sendiri orang lain atau dari sumber sumber yg tidak dapat dipercaya jelas bahkan keliru.


Ada beberapa faktor penyebab yang d anggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja menurut Sarlito W. Sarwono, dlam bukunya yg berjudul Psikologi Remaja.


1. Perubahan-perubahan hormonal yg meningkatkan hasrat seksual remaja. Peningkatan ini mengakibatkan remaja membutuhkan penyaluran dalam bentuk tingkah laku tertentu.


2. Penyaluran tersebut tidak dapat langsung dilakukan karena adanya penundaan usia perkawinan, baik secara hukum maupun norma sosial yang semakin lama semakin menuntut persyaratan yang terus meningkat untuk perkawinan.


3. Norma-norma agama yg berlaku, dimana seseorang dilarang utk melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Umumnya remaja tidak dapat menahan diri & memiliki kecenderungan utk melanggar hal-hal tersebut.


4. Kecenderungan pelanggaran meningkat krn didukung dgn adanya penyebaran informasi & rangsangan melalui media massa & beberapa perangkat tekhnologi canggih, seperti TV, VCD & internet. Remaja yang berada dalam masa ingin tahu & ingin mencoba, akan meniru apa yg dilihat & didengar melalui media massa, karena pada umumnya mereka belum pernah mengetahui masalah seksual yang lengkap dari orang tuanya.


5. Orang tua sendiri, baik karena kurang memahami maupun karena pandangannya yang menganggap seks itu hal yg tabu , menjadikan mereka tidak terbuka terhadap remaja, bahkan cenderung membuat jarak dengan remaja dalam masalah ini.


Pendidikan seksual merupakan cara pengajaran & pendidikan mengenai anatomi fisiologi seksual serta bahaya penyakit kelamin akibat aktivitas seksual yg ilegal, dengan demikian ini dapat menolong para remaja utk menghadapi masalah hidup yg bersumber dari dorongan seksual. Tujuan dari adanya pendidikan seksual itu sendiri yaitu agar remaja dapat mengerti akan arti, fungsi & tujuan seks serta cara penyalurannya yang baik, benar secara agama.


Sekarang yang terjadi, pendidikan seks malah memicu rasa ingin tau bagi remaja, bahkan ada niatan untuk mencoba hubungan seksual antara remaja. Masyarakat diharapkan bersikap lebih kritis karena sekarang pendidikan seksual tidak hanya mencakup fakta-fakta biologis, tapi juga memberikan informasi dan keterampilan praktis untuk para remaja mengenai berkencan, pengenalan alat kontrasepsi, serta melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman. Inilah yang menyebabkan remaja makin mahir utk menyiasati seks itu sendiri.


PERAN SERTA ORANG TUA DAN MASYARAKAT

Seperti yang telah disebutkan di atas, para remaja tersebut dapat memperoleh informasi mengenai seks dari berbagai sumber, baik yang dapat dipercaya ataupun yang tidak dipercaya, yang bersifat baik atau bersifat menjerumuskan. Sehingga dengan pemberian informasi mengenai pendidikan seks yang tepat dari orang tua kepada remaja mengenai apa yang terjadi dan apa yang mungkin terjadi dapat membantu remaja untuk lebih berpikir jernih mengenai pilihan hidup mereka.


Pendidikan seks di sekolah juga dapat memberikan peran penting dalam hal peningkatan pengetahuan, tingkah laku dan sikap yang sesuai bagi para remaja. Selain itu peran serta masyarakat secara luas juga diperlukan supaya tercipta iklim pemberian informasi terutama mengenai pendidikan seks yang tepat dan sesuai untuk remaja.


Banyak orang tua dan orang dewasa lain, masih merasa tabu untuk membicarakan masalah seks dan seksualitas dengan anak-anaknya. Sebagian lebih memilih untuk tetap diam dan berasumsi bahwa anak-anak mereka akan memperoleh informasi yang mereka butuhkan lewat sekolah ataupun media. Sebagian lagi ada yang mempercayai bahwa membicarakan masalah seks dengan anak-anaknya akan sama saja dengan mendorong mereka untuk mencoba melakukan hubungan seks. Yang seharusnya para remaja tersebut harus diberitahu mengenai faktor tanggung jawab terhadap tubuh mereka serta masalah kesehatan yang mungkin terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda komentar di bawah ini. Saya harap tidak memberikan komentar spam. Jika ada komentar spam dengan sangat terpaksa akan saya hapus.

Buat teman-teman yang ingin tukaran link dengan blog ini saya persilahkan post di kolom komentar ajah

Terimakasih atas perhatiannya.

Hosting Gratis
Powered By Blogger